logo

bg-h4-whiteKolumnis

Rabu, 16 May 2018 | 10:05

Lima Kebiasaan yang Bisa Bikin Mesin Lebih Panjang Umur

Penulis : Putri Amaliana - Editor : Bagja Pratama
img1

img1

Rilis

Jakarta - Penggunaan motor yang benar akan akan membuat usia pakai komponen mesin menjadi panjang atau lebih awet.

Prilaku ini biasanya dimulai dari pagi hari saat kita ingin menjalankan aktifitas menggunakan motor.

Supaya mesin lebih awet, sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan dan ada baiknya cara ini dijadikan kebiasan kita sebelum beraktifitas menggunakan sepeda motor.

(BACA JUGA : Cuma Karena Hal Kecil ini, Ternyata Bisa Bikin Helm Awet Brur)

Terlebih untuk saat ini dimana motor-motor terbaru sudah menggunakan sistem injeksi yang sangat tidak akrab dengan prilaku menyimpang.

Seperti yang disebutkan laman resmi diler Honda Cegkareng, ada 5 langkah atau cara yang bisa dilakukan agar motor yang kita gunakan sehari-hari berusia panjang, di antaranya :

1.   Periksa Kapasitas Oli

Periksa oli mesin dan oli transmisi jangan sampai kehabisan, lakukan pergantian oli secara berkala,

Pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui masih bagus atau tidaknya kualitas oli tersebut.

2.   Deteksi Lampu Malfunction Indicator Lamp (MIL)

Pada saat lampu indikator MIL menyala, ECU akan mendeteksi apabila ada kerusakan pada sensor-sensor sistem injeksi.

Kedipan lampu indikator MIL dapat diketahui dengan membaca berapa kedipan yang muncul,

Hal ini untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada sistem injeksi.

Jika ternyata terdapat kedipan pada MIL berarti menandakan adanya kerusakan pada sistem PGM-FI motor dan sebaiknya bawa motor Honda anda ke AHASS terdekat untuk dianalisa lebih lanjut.

(BACA JUGA : Tekuni Hobi Balap, JFC Gondol Piala Di Seri 1 D Event Sentul)

3. Posisi Kunci Kontak dan Stide Stand Switch

Pada motor-motor terbaru, khususnya matik Stide Stand Switc atau standar samping otomatis biasanya ada sebagai fitur pengamanan.

Pastikan standar samping sudah dinaiki agar motor bisa distarter.

4.  Memilih Starter

Apabila lampu MIL tidak berkedip dipastikan sensor injeksi tidak bermasalah, hidupkan motor Honda anda pada saat lampu MIL sudah padam.

Terdapat dua jenis starter pada motor Honda yaitu kick starter dan electric starter.

Terkadang pemilik motor terbiasa menghidupkan motor dengan kick starter dengan alasan agar tegangan yang tersimpan pada baterai lebih awet.

Sebenarnya dengan menggunakan electric starter tegangan yang terbuang akan diisi kembali oleh regulator pada saat mesin dalam kondisi menyala.

Seperti misalnya pada teknologi motor Honda teknologi PGM-FI ,menghidupkan motor dapat lebih mudah menggunakan electric starter.

5.   Memanaskan Mesin Motor

Setelah motor dihidupkan usahakan untuk tidak langsung menarik gas dengan kencang, menunggu beberapa saat antara 1 sampai 2 menit.

Jika tidak ingin memanaskan mesin karena terburu-buru dan ingin langsung menggunakan motor matic, sebaiknya anda gunakan dengan kecepatan rendah terlebih dahulu.

Hal ini berfungsi sama dengan memanaskan mesin yang bertujuan agar oli bekerja lebih baik keseluruh bagian mesin. (otojurnalisme.com)

Kolumnis adalah fitur citizen journalism, setiap konten (teks, foto, video dan infografis) menjadi tanggung jawab kolumnis (penulis) itu sendiri. Redaksi Otojurnalisme.com tidak bertanggungjawab atas segala tuntutan dari pihak manapun atas konten yang ditayangkan oleh kolumnis.
SHARE THIS ARTICLE :

Profile

Rilis
rilis.otojurnalisme.com

Join Date : Selasa, 24/10/2017 11:59

Pojok Kolumnis


ARIPITSTOP
Aripitsto
Elang
Elang
Rilis
Rilis
OtoXplore
Otoxplore
Dhika
Dhika
SW218
Sw218
Mr. OtoMen
Mr. Otome
Jusripulubuhu
Jusripulu

Video

Top Artikel Kolumnis

img1
Kamis, 17 May 2018 - 11:05 wib
Ragam Cara Tambal Ban, Mana yang Benar?
img1
Minggu, 20 May 2018 - 17:46 wib
Insiden Mewarnai Lap Terakhir Moto3 GP Perancis
logo1

OTOJURNALISME.COM adalah portal berita otomotif pertama di Indonesia yang mengkolaborasikan konten JURNALISTIK dan ulasan para KOLUMNIS yang expert di bidang otomotif
Alamat : Jl. Tanjung Barat Raya No. 11 A Jakarta Selatan - DKI Jakarta - Indonesia
Telp: 021-22701245
email: [email protected]
Facebook
Twitter